menu

Jumat, 11 September 2015

Asalamu’alaikum Wr. Wb

                Halo……. Sobat muslimin-muslimat yang saya hormati. Dalam kesempatan ini mari kita panjatkan khadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat-Nya kepada kita semua. Shalawat dan Salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya sahabat-sahabatnya dan semoga sampai kepada kita selaku umatnya.
                Sobat muslimin-muslimat yang saya hormati. Di penjelasan kali ini saya akan menjelaskan tentang
1. Kitab-kitab sebelum Al Qur’an
            Tiap Nabi dan Rasul membawa ajarannya yang diwahyukan oleh Allah swt untuk disampaikan kepada umatnya. Ajaran-ajaran Rasul itu tercantum dalam kitab untuk disampaikan kepada umat manusia pada zamannya dan zaman sesudahnya. Kitab-kitab yang diterima para Nabi dan Rasul yang berisi ajaran-ajaran Alloh swt itu disebut kitab suci.
            Setiap Nabi dan Rasul mendapatkan risalah yang wajib disampaikan kepada umat manusia.
Firman Allah dalam Al Qur’an :

كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ
Artinya : Manusia itu adalah umat yang satu (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk member keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. (Al Baqarah : 213)

Kitab suci adalah salah satu mu’jizat dari mu’jizat-mu’jizat yang dimiliki oleh para Nabi dan Rasul. Kitab suci yang diberikan oleh Allah kepada para Rasul itu pun tidak sama, berbeda antara yang satu dengan yang lain.